DITJEN HUBLA LAKSANAKAN GO LIVE APLIKASI INAPORTNET DI PELABUHAN TANJUNG PERAK Rabu, 2 November 2016 | Post by: Admin Portal
DITJEN HUBLA LAKSANAKAN GO LIVE APLIKASI INAPORTNET DI PELABUHAN TANJUNG PERAK

SURABAYA – Guna meningkatkan pelayanan kapal di pelabuhan agar dapat berjalan cepat, terpercaya, transparan, dan terstandar serta biaya yang minimal, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan telah menerapkan aplikasi Inaportnet di pelabuhan yang juga telah menjadi Quick Win Menteri Perhubungan. Penerapan  Inaportnet rencananya akan diterapkan di 16 pelabuhan di Indonesia, di mana pada tahap awal telah diterapkan di 4 (empat) Pelabuhan Utama yakni Pelabuhan Makassar, Belawan, Tanjung Priok, termasuk di Pelabuhan Tanjung Perak yang telah melaksanakan Go Live Aplikasi Inaportnet di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya (02/11/2016). 



Dalam pelaksanaanya, aplikasi Inaportnet dapat berjalan apabila ditunjang oleh sistem pendukung yang handal dan terintegrasi dengan baik sehingga seluruh sistem harus dibangun dan dikembangkan secara bersinergi dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Adapun penerapan inaportnet di pelabuhan ini didukung oleh beberapa sistem yakni Sistem Informasi Lalu Lintas dan Angkutan Laut (SIMLALA), Sistem Kapal Online, Aplikasi Sertifikasi Pelaut, Sistem Informasi Kepelabuhanan, dan Sistem yang ada pada Badan Usaha Pelabuhan (BUP).



Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Laut. Ir. A. Tonny Budiono, MM, pelaksanaan kegiatan Go Live Inaportnet di Pelabuhan Surabaya merupakan tindaklanjut dari penandatanganan Pakta Integritas Penerapan Sistem Inaportnet di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada tanggal 19 juli 2016 lalu.



“Saya minta kepada para Direktur di Lingkungan Ditjen Hubla dan jajarannya bersama dengan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Kementerian Perhubungan untuk bekerja keras mewujudkan pembangunan dan pengembangan aplikasi Inaportnet, SIMLALA, SIM Kapal, SIM Kepelabuhanan, serta layanan berbasis online lainnya yang handal dan terintegrasi dengan aplikasi Inaportnet,” kata Tonny.



Lebih lanjut Dirjen Hubla berharap khususnya kepada PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) selaku Badan Usaha Pelabuhan di Pelabuhan Tanjung Perak agar dapat membangun dan mengembangkan sistem pelayanan kapal dan barang di pelabuhannya yang terintegrasi dengan sistem-sistem di Kementerian Perhubungan.



“Sedangkan untuk para pengguna jasa kepelabuhanan yang meliputi perusahaan/agen pelayaran, perusahaan bongkar muat (PBM) dan jasa pengurusan transportasi (JPT) saat ini sudah bisa menggunakan pelayanan kapal dan barangnya melalui Inaportnet setelah Go Live Inaportnet di Tanjung Perak ini dilaksanakan,” jelasnya.



Sebagai tambahan, inaportnet merupakan sistem layanan tunggal berbasis internet/web yang mengintegrasikan sistem informasi kepelabuhanan yang standar melayani kapal dan barang di pelabuhan dari seluruh instansi terkait atau pemangku kepentingan di pelabuhan. Untuk itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut dengan membangun dan mengembangkan sejumlah sistem online yang terintegrasi dengan Inaportnet.



“Saya minta kepada seluruh pihak dan stakeholder terkait untuk dapat melaksanakan Inaportnet ini secara konsisten, sebagaimana yang telah diamanatkan oleh Bapak Menteri Perhubungan untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya layanan berbasis teknologi informasi,” tutup Tonny.

  • berita