DITJEN HUBLA SELENGGARAKAN PEMBEKALAN PERSONIL PENANGGULANGAN PENCEMARAN Selasa, 25 Oktober 2016 | Post by: Admin Portal
DITJEN HUBLA SELENGGARAKAN PEMBEKALAN PERSONIL PENANGGULANGAN PENCEMARAN

JAKARTA - Bertempat di Merlynn Park dan Pangkalan Panjagaan Laut dan Pantai Kelas I Tanjung Priok pada tanggal 25 s.d 28 Oktober 2016, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyelenggarakan Pembekalan Personil Penanggulangan Pencemaran Tingkat Operator (IMO Level 1) dan Tingkat On-Scene Commander (IMO Level 2) bagi Personil KPLP. 



Acara dibuka oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Ir. A. Tonny Budiono, MM, yang diwakili oleh Kepala Sub Direktorat Patroli dan Pengamanan, Sugiharno Andreas. Dalam sambutannya dikemukakan tujuan dari acara ini ialah untuk membekali petugas KPLP pada seluruh Kantor Unit Pelaksana teknis (UPT) di lingkungan Ditjen Hubla dengan pemahaman dan pengetahuan mengenai teknik penanggulangan pencemaran di perairan khususnya dari bahan pencemar berupa minyak dalam rangka perlindungan lingkungan maritim.



”Diharapkan dengan mengikuti pembekalan ini, para petugas KPLP menguasai teknik operasi penanggulangan pencemaran yang terencana, benar, efektif namun juga mengutamakan keselamatan dan keamanan personil responder yang mereka pimpin,”ujar Dirjen Hubla.



Sementara itu, kompetensi personil penanggulangan pencemaran dilakukan dengan pelaksanaan training dengan materi sesuai dengan IMO OPRC Model Course Syllabus yang dikembangkan IMO guna mendukung implementasi IMO OPRC Convention 1990. Kompetensi tersebut terdiri dari 3 tingkatan, yaitu Tingkat Operational Staff (Level 1), Tingkat Supervisor atau On-Scene Commander (Level 2) dan Tingkat Senior Management Personel atau Manager (Level 3).



Terkait Pembekalan Personil Penanggulangan Pencemaran Tingkat Operator (IMO Level 1), materi yang diajarkan sama dengan materi yang diajarkan kepada semua personil penanggulangan pencemaran pada perusahaan-perusahaan  swasta internasional termasuk juga perusahaan-perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Migas di Indonesia. 



Selain dari Pembekalan Personil Penanggulangan Pencemaran Tingkat Operator (IMO Level 1), Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam Program Kegiatan pada Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai sesuai dengan Anggaran DIPA Kantor Pusat Ditjen Hubla Tahun 2016 juga mengagendakan penyelenggaraan Pembekalan Personil Penanggulangan Pencemaran  Tingkat On-Scene Commander (IMO Level 2) yang ditujukan bagi Pejabat Eselon 4 pada Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Ditjen Hubla yang mempunyai tugas fungsi KPLP. 



Adapun tujuan dari penyelenggaraan Pembekalan Personil Penanggulangan Pencemaran Tingkat On-Scene Commander (IMO Level 2) adalah untuk membekali petugas KPLP setingkat Pejabat Eselon 4 Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Ditjen Hubla dengan pemahaman dan pengetahuan mengenai cara melakukan penanggulangan pencemaran di perairan khususnya mengenai perencanaan operasi, manajemen komando dan pengendalian operasi, cara berkomunikasi saat operasi, pengumpulan bukti dan dokumentasi serta pemberitaan kepada media dan masyarakat. 



Setelah mengikuti Pembekalan Personil Penanggulangan Pencemaran baik Tingkat Operator (IMO Level 1) maupun Tingkat on-Scene Commander (IMO Level 2), para peserta akan diberikan Sertifikat sebagai tanda pengakuan keterampilan yang telah mereka dapatkan sebagaimana sertifikat keterampilan yang juga telah diberikan Ditjen Hubla kepada semua personil penanggulangan pencemaran baik kalangan swasta maupun pemerintah.

 

“Saya harap ke depannya kegiatan ini dapat terus diadakan dan ditingkatkan kualitasnya sehingga meningkatkan keterampilan, pengetahuan dan pemahaman tentang penanggulangan pencemaran minyak juga meningkatkan perhatian dan keseriusan para Pejabat dengan Petugas KPLP pada seluruh Kantor Unit Pelaksana teknis (UPT) di lingkungan Ditjen Hubla terhadap penegakan ketentuan regulasi bagi TUKS, Tersus dan BUP di seluruh Indonesia terhadap penanggulangan pencemaran di perairan dan pelabuhan serta usaha perlindungan lingkungan maritim yang saat ini masih rendah,” pungkas Tonny,

  • berita