Berita

47 PERWIRA PANDU DILANTIK

07/05/2015

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah melantik 47 Perwira Pandu Tk. II Angkatan XXXVII Tahun 2014/2015 bertempat di Ruang Mataram pada Kamis, 7 Mei 2015. Para Perwira tersebut dilantik oleh Sekditjen Perhubungan Laut, Boedhi Setiadjid yang mewakili Menhub Ignasius Jonan.

Sebelum dilantik, para Perwira Pandu sebelumnya telah berhasil menyelesaikan Diklat Pandu Tk. II selama kurun waktu tujuh bulan yang terbagi dalam 3 (tiga) tahap pelatihan. Tahap pertama pelaksanaan teori selama 3 (tiga) bulan terdiri dari Outbound Training dan kedisiplinan serta pelatihan dasar militer. Tahap kedua melaksanakan praktek memandu kapal dan administrasi pemanduan serta ujian lisan/modeling yang bertempat di Pelabuhan Tg. Perak Surabaya selama 3 (tiga) bulan. Tahap ketiga dilaksanakan selama 1 (satu) bulan dan diberikan pembekalan tentang regulasi dan tupoksi. Pada akhirnya setelah melalui evaluasi akhir dan rapat kelulusan, ke-47 siswa pandu dinyatakan lulus.

Sebagaimana diketahui, penyelenggaraan pemanduan di Indonesia, telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, Peraturan Pemerintah No. 5 Tahun 2010 tentang Kenavigasian dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 57 Tahun 2015 tentang Pemanduan dan Penundaan Kapal. Pada Pasal 29 disebutkan bahwa pelayanan jasa pemanduan dan penundaan kapal diselenggarakan oleh Otoritas Pelabuhan, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan atau Unit Penyelenggara Pelabuhan.

Dalam peraturan dimaksud disebutkan bahwa dalam hal ini Otoritas Pelabuhan, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan atau Unit Penyelenggara Pelabuhan belum menyediakan jasa pemanduan dan penundaan kapal, pelaksanaan pelayanan jasa pemanduan dan penundaan kapal di perairan pandu dapat dilimpahkan kepada Badan Usaha Pelabuhan yang atau pengelola Terminal Khusus yang memenuhi persyaratan setelah memperoleh izin dari Menteri Perhubungan.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Boedhi Setiadjid, Menhub meminta kepada para Perwira Pandu yang dilantik untuk segera mengaplikasikan dan mengembangkan disiplin ilmu yang telah didapat dan dapat terus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan sejalan dengan perkembangan di bidang transportasi dalam hal ini transportasi laut.

Perwira Pandu yang dilantik berasal dari Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Pelindo I, Pelindo II, Pelindo III, Pelindo IV, SKK Migas, BUP PT. Pelabuhan Tiga Bersaudara, BUP PT. Rama Mitra Samudera, BUP PT. Bias Delta Pratama dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari Ditjen Hubla.

Kasubdit Pemanduan dan Penundaan Kapal Direktorat Pelabuhan dan Pengerukan Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub, Ferry Akbar mengatakan bahwa kebutuhan akan perwira pandu cukup banyak karena banyaknya pelabuhan serta guna meningkatkan safety dalam kegiatan pelabuhan.

"Saat ini kita punya 106 pelabuhan yang wajib pandu seluruh Indonesia dan sejak tahun 1971 sampai dengan tahun ini telah meluluskan 1.326 orang Perwira Pandu" tambahnya.

Pelantikan pandu tersebut juga dihadiri oleh para pejabat Eselon I di lingkungan Kemenhub. Tampak hadir pada acara tersebut Dirjen Perhubungan Darat, Djoko Sasono, Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Laut, Erwin Rosmali, Ketua STIP, Arifin Soenardjo beserta tamu undangan lainnya.

Sumber Berita: Humas Hits: 6082