Berita

H-3 LEBARAN 2020, AKTIVITAS TRANSPORTASI LAUT DI SURABAYA BERJALAN NORMAL DAN LANCAR

22/05/2020

SURABAYA (22/5) - Tiga Hari (H-3) menjelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 2020/1441 H, aktivitas transportasi laut di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya  berjalan normal dan lancar.  Meski masih dalam situasi Pandemi Covid-19 semua stakeholder di pelabuhan Tanjung Perak tetap semangat, kompak dan tetap saling berkoordinasi dengan baik dalam mengawal kebijakan pemerintah terkait pengendalian barang dan penumpang sesuai Permenhub No. PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian  Transportasi Selama Masa Mudik Lebaran 1441 H/2020 dan Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Laut No. SE 21 tahun 2020 tentang Petunjuk Operasional Transportasi Laut Untuk Pelaksanaan Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Demikian dikatakan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Capt. Wisnu Handoko saat melakukan kunjungan kerja  sekaligus memimpin Rapat Terbatas terkait Pengendalian Angkutan Laut masa Covid -19 bertempat di Terminal Penumpang GSN Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, hari ini (22/5).

Menurut Capt.  Wisnu berdasarkan Permenhub No. PM. No. 25 Tahun 2020 dan SE Dirjen HUbla No. SE. 21 Tahun 2020  semua unsur Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan stakeholders terkait harus mendukung pelaksanaan pengendalian logistik serta pembatasan perjalanan orang melalui transportasi laut dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

 “Terkait pengendalian logistik maupun penumpang menjelang lebaran dan selama Pandemi Covid-19, maka semua kapal yang membawa logistik maupun penumpang harus mengikuti aturan Permenhub No. PM 25 Tahun 2020 dan SE 21 tahun 2020 dengan menempatkan lokasi cek point minimal 1 (satu) Kilo Meter dari  pintu masuk pelabuhan. Hal ini dengan tujuan apabila ada penumpukan penumpang tidak mengganggu aktifitas atau kelancaran di pelabuhan,” kata Capt. Wisnu Handoko.

Lebih jauh Capt. WIsnu mengatakan guna menjamin pasokan logistik menjelang lebaran tahun 2020 dan selama Pandemi Covid-19, semua kapal pengangkut logistik termasuk kapal program tol laut dan kapal perintis tetap berjalan seperti biasa karena memang tidak ada penghematan anggaran. Apalagi untuk program tol laut  merupakan sarana transportasi utama dalam  mensuplai logistik ke wilayah Indonesia Bagian Timur.

“Semua kapal program tol laut tetap berjalan seperti biasa karena tidak ada penghematan anggaran. Apalagi di Pelabuhan Tanjung Perak,  kapal program tol laut menjadi sarana transportasi utama untuk memasok dan men-suplai logistik bagi wilayah Indonesia Bagian Timur,” ujar Capt. WIsnu.

Capt. WIsnu juga menambahkan guna menjamin pasokan logistik ke wilayah Indonesia Bagian Timur, selain kapal-kapal program tol laut yang tetap beroperasi seperti biasa, kapal-kapal  perintis  dengan pelabuhab pangkal dari Surabaya juga dapat dilakukan deviasi atau omisi apabila sewaktu-waktu diperlukan.

“Intinya menjelang lebaran tahun 2020 dan masa  Pandemi Covid-19 pengendalian transportasi laut baik untuk logistik maupun penumpang di wilayah Jawa Timur terutama yang melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya tetap berjalan normal dan lancar sesuai  Permenhub No. PM. No. 25 Tahun 2020 dan SE Dirjen HUbla No. SE. 21 Tahun 2020,”  kata Capt. Wisnu.

Sebagai informasi turut hadir dalam Rapat Terbatas terkait Pengendalian Angkutan Laut masa Covid 19 di Terminal Penumpang Tanjung Perak adalah perwakilan dari Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung. Perak, Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak, Distrik Navigasi Surabaya, Kepala Dishub Provinsi Jawa-Timur, Kapolres Tanjung.Perak, Satgas Posko Covid -19 Tanjung Perak, PT. Pelindo III, Para Operator Tol Laut, Para Operator Kapal Perintis dan Para Operator Kapal Penumpang dan Roro.


Sumber Berita: Humas Laut Hits: 44