Description
  
1
  
pengiriman; lamanya kapal singgah di pelabuhan; penyelesaian pemuatan atau pembongkaran lebih cepat dari waktu yang disetujui.
http://www.shippingindonesia.com/
2
  
uang kompensasi despatch
http://www.shippingindonesia.com/
3
  
keterlambatan kapal yang disebabkan oleh perubahan track atau haluan kapal untuk menghindari bahaya navigasi yang mengancam. Keterlambatan karena perubahan haluan kapal tersebut ditanggung oleh kedua belah pihak (shipper dan carrier)
http://www.shippingindonesia.com/
4
  
B/L mengenai muatan yang ditujukan ke pelabuhan tertentu
http://www.shippingindonesia.com/
5
  
Berat benaman adalah adalah berat zat cair yang dipindahkan oleh kapal itu, atau hasil penjumlahan dari berat kapal kosong (light displacemen) dan Dead Weight
http://www.shippingindonesia.com/
6
  
pencharter yang menyewakan kembali kapal yang dicharternya dari ship’s owner
http://www.shippingindonesia.com/
7
  
perubahan draft rata-rata jika kapal berlayar dari air payau ke air laut, atau sebaliknya.
http://www.shippingindonesia.com/
8
  
suatu keadaan dimana kapal dimuati hingga mencapai sarat maksimum yang diijinkan.
http://www.shippingindonesia.com/
9
  
draft; benaman; jarak dari lunas sampai garis air
http://www.shippingindonesia.com/
10
  
peti kemas untuk barang kering dalam bentuk umum. Peti kemas dari jenis ini digunakan antara lain untuk membawa barang-barang campuran atau “general cargo” dimana tidak diperlukan sesuatu perlakuan khusus seperti udara dan peranginan lantai, dinding dan pintunya dibuat sedemikian rupa sehingga cukup menjamin keamanan barang itu sendiri
http://www.shippingindonesia.com/
11
  
klausul dalam The Huge Rules article III yang menyatakan tentang kewajiban carrier sebelum dilakukan pemuatan wajib menyiapkan ruang muatan (dilakukan pembersihan palka), kapalnya di buat layak laut (melengkapi alat-alat keselamatan, melengkapi certifikat dan dokumen kapal, menyediakan perbekalan yang cukup,dll)
http://www.shippingindonesia.com/
12
  
1. sesuatu yang ditempatkan antar muatan, atau antara muatan dan lantai/dinding palka kapal, yang berfungsi sebagai penopang muatan untuk melindungi muatan.
2. terapan; ganjal; bahan-bahan pemisah muatan supaya jangan beradu/bersentuhan satu sama lain
http://www.shippingindonesia.com/
13
  
Dunnage yang sudah dipasang diatas kapal sejak kapal dibangun, dan dunnage ini sifatnya tetap tidak boleh dilepas dari posisinya. Biasanya dipasang pada gading-gading, pada sekat kedap air, pada lantai ruang palka, pada rangka kayu yang menutupi pilar-pilar dan pipa-pipa dalam ruang palka (wooden cashing)
http://www.shippingindonesia.com/
14
  
tempat kapal ditambatkan di pelabuhan. Pada dermaga dilakukan berbagai kegiatan bongkar muat barang dan orang dari dan ke atas kapal.

Di dermaga juga dilakukan kegiatan untuk mengisi bahan bakar untuk kapal, air minum, air bersih, saluran untuk air kotor/limbah yang akan diproses lebih lanjut di pelabuhan
http://id.wikipedia.org/wiki/Dermaga
15
  
Pelabuhan adalah sebuah fasilitas di ujung samudera, sungai, atau danau untuk menerima kapal dan memindahkan barang kargo maupun penumpang ke dalamnya. Pelabuhan biasanya memiliki alat-alat yang dirancang khusus untuk memuat dan membongkar muatan kapal-kapal yang berlabuh. Crane dan gudang berpendingin juga disediakan oleh pihak pengelola maupun pihak swasta yang berkepentingan. Sering pula disekitarnya dibangun fasilitas penunjang seperti pengalengan dan pemrosesan barang. Peraturan Pemerintah RI No.69 Tahun 2001 mengatur tentang pelabuhan dan fungsi serta penyelengaraannya.

Pelabuhan juga dapat di definisikan sebagai daerah perairan yang terlindung dari gelombang laut dan di lengkapi dengan fasilitas terminal meliputi :

dermaga, tempat di mana kapal dapat bertambat untuk bongkar muat barang.
crane, untuk melaksanakan kegiatan bongkar muat barang.
gudang laut (transito), tempat untuk menyimpan muatan dari kapal atau yang akan di pindah ke kapal.

Pelabuhan juga merupakan suatu pintu gerbang untuk masuk ke suatu daerah tertentu dan sebagai prasarana penghubung antar daerah, antar pulau, bahkan antar negara. (Triatmodjo, 2009)
http://id.wikipedia.org/wiki/Pelabuhan
16
  
Sebuah kapal tanker yang memuat minyak dengan berat mati 75.000-115.000 ton. Ukuran statistik ini digunakan untuk menjaga stabilitas ukuran dari “Aframax Tanker”, karena pada beberapa tanker berat matinya lebih dari 125.000 ton atau bahkan kurang dari 70.000 ton.
-
18
  
Inspeksi tahunan yang dilakukan oleh petugas khusus (biasanya dari class) untuk mengecek keadaan kapal.
-
19
  
Satu kesatuan sistem yang terdiri atas angkutan di perairan, kepelabuhanan, keselamatan dan keamanan, serta perlindungan lingkungan maritim
UU RI No.17 Tahun 2008 tentang Pelayaran
20
  
Laut Teritorial Indonesia beserta perairan kepulauan dan perairan pedalamannya.
UU RI No.17 tahun 2008 tentang Pelayaran
21
  
Kegiatan mengankut dan/atau memindahkan penumpang dan/atau barang dengan menggunakan kapal
UU RI No.17 Tahun 2008 tentang Pelayaran
22
  
Kegiatan angkutan untuk melayani kepentingan usaha sendiri dalam menunjang usaha pokoknya
UU RI No.17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran
23
  
Usaha rakyat yang bersifat tradisional dan mempunyai karakteristik tersendiri untuk melaksanakan angkutan perairan dengan menggunakan kapal layar, kapal layar bermotor, dan/atau kapal motor sederhana berbendera Indonesia dengan ukuran tertentu
UU RI No.17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran
24
  
Rute atau lintasan pelayanan angkutan dari satu pelabuhan kepelabuhan lainnya
UU RI No.17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran
25
  
Perusahaan angkutan laut nasional atau perusahaan nasional yang khusus didirikan untuk melakukan usaha keagenan kapal, yang ditunjuk oleh perusahaan angkutan laut asing untuk mengurus kepentingan kapalnya selama berada di Indonesia
UU RI No.17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran
26
  
Pelayanan angkutan di perairan pada trayek-trayek yang ditetapkan oleh Pemerintah untuk melayani daerah atau wilayah yang belum atau yang tidak terlayani oleh angkutan perairan karena belum memberikan manfaat komersial
UU RI No.17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran
27
  
Kegiatan usaha yang bersifat memperalancar proses kegiatan di bidang pelayaran.
UU RI No.17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran
28
  
Angkutan barang dengan menggunakan paling sedikit 2 (dua) roda angkutan yang berbeda atas dasar 1 (satu) kontrak yang menggunakan dokumen angkutan multimoda dari satu tempat diterimanya barang oleh operator angkutan multimoda ke suatu tempat yang ditentukan untuk penyerahan barang tersebut.
UU RI N o.17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran
29
  
Jenis usaha yang disebutkan di dalam surat izin usaha suatu perusahaan.
UU RI No.17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran
30
  
Hak agunan kebendaan atas kapal yang terdaftar untuk menjamin pelunasan utang tertentu yang memberikan kedudukan yang diutamakan kepada kreditor tertentu terhadap kreditor lain.
UU RI No.17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran
31
  
Tagihan yang wajib dilunasi lebih dahulu dari hasil eksekusi kapal mendahului tagihan pemegang hipotek kapal.
UU RI No.17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran
1 - 30Next